Selasa, 15 Desember 2020

5 Rekomendasi Jenis Waterproofing Untuk Melindungi Konstruksi Bangunan Anda

5 Rekomendasi Jenis Waterproofing Untuk Melindungi Konstruksi Bangunan Anda

Beton adalah konstruksi bangunan yang paling penting karena berfungsi sebagai penopang bangunan. Dalam hal ini, beton juga diletakkan pada tempat yang rawan karena mendukung konstruksi bangunan yang lain. Oleh karena itu, waterproofing atau pelapis anti bocor sangat dibutuhkan untuk menjaga kondisi beton dari rembesan air. Yuk simak beberapa jenis yang bisa anda gunakan.

Jenis Pelapis Anti Bocor Untuk Konstruksi Bangunan

1. Coating

Beton yang sangat rentan dengan aliran atau rembesan air harus sangat diperhatikan. Tentunya, anda bisa menggunakan jenis pelapis anti bocor menggunakan sistem coating. Sistem ini adalah pelapis yang tersusun dari bahan air. Bentuk yang menyerupai cat dengan tekstur dan kenyal dan kental ini sangat cocok untuk melindungi beton dari kerusakan.

Selain itu, sistem coating juga biasanya dibentuk menggunakan campuran larutan air dan semen. Anda bahkan bisa mengaplikasikan pelapis anti bocor ini menggunakan kuas dan langsung mengaplikasikan pada bagian yang perlu dilindungi atau bocor. Tentunya, beberapa bagian yang menggunakan sistem ini adalah dinding samping, talang beton, atap, dan tangki penyimpanan air.

2. Membrane

Waterproofing membrane juga sering digunakan pada atap beton atau bagian beton yang memiliki struktur dak. Pengaplikasian jenis pelapis anti bocor yang satu ini pun mudah dilakukan karena berbentuk gulungan atau lembaran. Selain itu, anda juga bisa memilih jenis ini dengan permukaan yang berlapis pasir, berlapis batu dan yang memiliki permukaan halus.

Begitu pula, pelapis anti bocor yang satu ini biasanya terbuat dari bahan polyester dan fiber. Bahan-bahan tersebut sangat ampuh dalam melapisi permukaan beton dari aliran air yang melintas. Kemudian, anda bisa melakukan pemasangan membrane ini secara bertahap. Yaitu lapisan perlu dilaminasi dengan lem, lalu dipanasi dengan teknik bakar.

3. Flashband Self Adhesive

Pemanfaatan flashband self adhesive juga bisa digunakan untuk melindungi beton yang berada pada daerah atap, talang maupun lantai. Dalam hal ini, waterproofing yang satu ini tersusun dari beberapa bahan seperti polyester dan aluminium foil.  Bentuk pelapis yang dihadirkan secara lembaran ini membutuhkan pengerjaan yang lebih teliti.

Tentunya, pemasangan tersebut dilakukan dengan menempelkan lembaran secara dua kali. Tahapan yang pertama dilakukan adalah menempelkan polyester kepada beton yang berfungsi sebagai perekat. Kemudian, anda bisa menempelkan kembali pelapis yang berbahan alumunium foil agar bisa menahan kebocoran yang dapat terjadi.

4. Integral

Begitu pula, anda juga bisa menggunakan jenis pelapis anti bocor yang satu ini karena memiliki sistem pemasangan yang sangat mudah. Hal yang perlu dilakukan adalah mencampurkan bahan pelapis jenis integral dengan adukan beton. Tentunya, sistem ini sangat mudah dilakukan dan beton tidak mudah retak karena lebih keras, kedap air dan sangat plastis dengan seketika.

5. Crystallising

Waterproofing yang satu ini juga sangat cocok digunakan pada daerah beton yang bertekanan air tinggi. Tentunya, crystallising diaplikasikan dengan cara mencampur adukan beton dengan sistem positif dan negatif. Bahan yang sudah tercampur dalam lapisan beton tersebut dapat membentuk kristal permanen pada bangunan anda. Tentunya, beton tersebut akan kedap air dan tahan lama.

Itulah beberapa jenis pelapis anti bocor yang bisa anda gunakan untuk menjaga struktur bangunan anda. Tentunya, CV Pasti Jaya dapat memberikan solusi alternatif yang terbaik dalam melindungi konstruksi bangunan air air. Selain itu, anda juga bisa memilih beberapa jenis pelapis anti bocor di atas dan menyesuaikan langsung dengan bangunan yang dimiliki.

0 komentar:

Posting Komentar